Suara


  • HOME

  • CPNS

  • Keadaan

  • Aspirasi Anda

  • Kesejahteraan

  • Dari Lapangan

  • Jasa Luar Biasa

  • Saran Anda (aktif)


  • Pengembangan Sekolah

    Pojok Guru Indonesia

    International Teachers Corner


    Kami sangat menghargai saran anda di website ini.

    Kontak kami:



    Kesejahteraan Pegawai Negeri
    Kesejahteraan
    CPNS
    [ Halaman 1 ] [ Halaman 2 ]

    Gaji Pegawai Negeri Naik 20 Persen

    (Sumber: http://utama.depokmetro.com/...)
    DeMo, MARGASATWA - Pemerintah akan menaikkan gaji pegawai negeri sipil, tentara, polisi, dan pensiunan sebesar 20 persen setiap tahun hingga 2009. Kenaikan gaji akan dimulai pada Januari 2006.

    "Pokoknya, kami akan menaikkan gaji 100 persen selama lima tahun," kata Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie kemarin.

    Kenaikan gaji ini, kata Aburizal, sebagai kompensasi dua kali kenaikan harga bahan bakar minyak selama tahun ini. Ia membantah jika persentase kenaikannya disebut tak sebanding dengan harga bahan bakar minyak yang totalnya naik 150 persen. "Kecil bagaimana?" katanya. "Dengan kenaikan gaji itu, butuh tambahan duit Rp 10 triliun setahun."

    Total anggaran yang harus disediakan pemerintah pusat dengan rencana kenaikan ini adalah Rp 50 triliun hingga pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono berakhir pada 2009.

    Aburizal menjelaskan, tahun depan, gaji pegawai negeri dan pensiunan naik 28 persen. Persentase ini terdiri atas 20 persen kenaikan gaji dan 8 persen gaji ke-13 yang masih diberikan pada sekitar Juni atau Juli.

    Kenaikan gaji 20 persen tersebut membuat anggaran belanja pegawai naik Rp 4,8 triliun. Sedangkan pemberian gaji ke-13 mengakibatkan belanja pegawai naik Rp 2,8 triliun.

    Pemerintah tahun ini tidak menaikkan gaji pegawai negeri. Pemerintah hanya memberikan gaji ke-13 pada Juli. Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang disusun pemerintahan sebelumnya tak mengalokasikan kenaikan gaji. Sedangkan untuk kenaikan gaji tahun depan, Dewan Perwakilan Rakyat sudah menyetujuinya dalam rapat 7 Juli lalu.

    Dalam rapat Panitia Kerja B Panitia Anggaran DPR yang membahas belanja negara pada Selasa (25/10) malam, belanja pegawai dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2006 disepakati sebesar Rp 40 triliun. Rencananya, rapat paripurna akan digelar hari ini untuk mengesahkan anggaran tersebut.

    Ketua Panitia Kerja Belanja Negara Hafiz Zawawi menjelaskan, anggaran belanja pegawai itu sudah mencakup kenaikan tunjangan fungsional Rp 200 miliar. Khusus untuk prajurit polisi dan tentara, anggaran itu sudah termasuk kenaikan anggaran lauk-pauk dari Rp 20 ribu per hari tahun ini menjadi Rp 25 ribu per hari tahun depan.

    Pemerintah dan Dewan hingga tadi malam masih membahas alokasi tambahan belanja untuk membangun sarana dan prasarana di pedesaan. Juga anggaran pembangunan asrama polisi dan tentara, yang dialokasikan Rp 1 triliun.

    Dewan setuju menaikkan gaji pegawai negeri karena menilai gaji sekarang sudah tidak memadai. Ketua Panitia Anggaran DPR Emir Moeis sebelumnya mengatakan, "Gaji pegawai negeri sekarang sudah tak manusiawi."

    Kenaikan gaji pegawai negeri ini juga baru pertama kali dalam empat tahun terakhir. Kenaikan gaji terakhir terjadi pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid, sebesar 10 persen. Pemerintah Megawati Soekarnoputri tak menaikkan gaji, tapi menggantinya dengan gaji ke-13, yang sekaligus sebagai pengganti tunjangan hari raya.(*/tmp)

    Situs Berita Depok Pertama

    Perlu dipikirkan:
    • Inflasi Januari-Oktober 2005 - 15,65%

    • Inflasi / Bulan - Oktober 2005 - 8,70% (BPS Statistics Indonesia)
      • Pada bulan Oktober 2005 terjadi inflasi 8,70 persen. Kota-kota IHK yang berjumlah 45 kota seluruhnya mengalami inflasi yang sangat signifikan. Inflasi tertinggi terjadi di Bandar Lampung yang mencapai 12,87 persen, dan inflasi terendah di Palu 3,84 persen.
      • Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada semua kelompok barang dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan naik sebesar 7,24 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 3,21 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 7,40 persen, kelompok sandang 1,84 persen, kelompok kesehatan 0,95 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 1,40 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan yang mencapai 28,57 persen.
      • Laju inflasi tahun kalender (Januari-Oktober) 2005 sebesar 15,65 persen, sedangkan tingkat inflasi “year on year” (Oktober 2005 terhadap Oktober 2004) sebesar 17,89 persen.
        (Sumber: BPS Statistics Indonesia)


    • Apakah, Pegawai Negeri (Jujur) Sebagai - Urban Poor

    • Atau, "Gaji Pegawai Negeri dan Pejabat Negara Semestinya Diturunkan" ???



    Saran / Informasi Anda

    Nama: Mashadi Said
    Dari: Depok/Jawa Barat
    Saya: Dosen Jakarta
    Saran: Gaji pegawai negeri, TNI, Polisi, dan pensiunan haruslah "manusiawi". Artinya, mereka dapat hidup dengan kadar kesejahteraan tertentu. Selama ini, menurut saya, gaji pegawai negeri, TNI, polisi, dan pensiunan masih sangat jauh dari yang sesungguhnya. Akibatnya, mereka berusaha dengan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dampaknya, kualitas kerja mereka sangat rendah dan kurang profesional. Kalau dihitung kebutuhan minimal seorang pegawai untuk hidup sebulan, tentulah semua orang tahu, termasuk eksekutif dan legislatif, betapa sulitnya pegawai negeri, TNI dan Polisi (yang jujur) untuk hidup. Belum lagi biaya pendidikan anak-anak mereka yang sangat tinggi. Belum lagi potongan gaji di sana sini. Contoh, guru SMA di DKI saja, gajinya dipotong sebesar 45.000 (15.000/bulan) selama tiga bulan untuk PMI. Pertanyaan kita, mengapa guru yang sudah kecil gajinya harus menanggung dana sosial seperti itu?

    Ketimpangan pun terjadi di mana-mana, bergantung di mana seseorang bekerja. Seorang pegawai pertamina dapat menyekolahkan anak-anaknya di negara lain seperti Australia, padahal mereka juga adalah pegawai Indonesia. Saya kira pegawai negeri, TNI, polisi, dan pensiunan Indonesia belum bisa bermimpi untuk hidup layak tanpa pekerjaan sambilan atau kalau tidak, "Pungli, Korupsi!!!." Inilah penyakit bangsa kita yang tidak dikelola dengan baik. Tentu saja good governance yang didengungkan oleh presiden SBY sangat diharapkan terwujud. Tetapi, harus dengan tangan komitmen yang tinggi. Lihat saja contohnya, China. Semua orang tahu bahwa Cina saat ini, yang dulunya adalah negara korup, sekarang menjadi negara yang cukup diperhitungkan. Kita perlu malu sebagai negara paling korup di Asia!!! Karena itu, benahi gaji para pegawai negeri, dan "binasakan" mereka yang korup!!!
    Salam,
    Mashadi Said
    E-mail Pengirim: mashadisaid@yahoo.com
    Tanggal: 22 November 2005


    Nama: Agus Toni Yan
    Dari: Palembang / Sumatera Selatan
    Saya: Pegawai Negeri Universitas Sriwijaya
    Saran: Gaji peg.neg. dewasa ini tidak sesuai lagi dengan kebutuhan yang diperlukan sehari-hari. Gaji satu bulan hanya untuk menutupi kebutuhan 1 minggu.
    E-mail Pengirim:
    Tanggal: 24 Nopember 2005


    Nama: LUTFI FITRIANO
    Dari: BANDAR LAMPUNG
    Saya: Pegawai Negeri STASIUN METEOROLOGI MARITIM LAMPUNG
    Saran: Saya senang sekali mendengar Bahwa gaji PNS akan dinaikan semoga itu semua cepat terwujud, ada yang ingin saya tanyakan : a. Pada Idul Fitri 2005 kemarin apakah semua PNS mendapatkan THR, karena ditempat saya berkerja, kami semua pegawai tidak mendapatkannya. Saya CPNS SKPNS perDesember 2004,
    E-mail Pengirim: reno_realMadrid@yahoo.com
    Tanggal: 27 November 2005


    Nama: ACHIYAR
    Dari: MOJOKERTO / JAWA TIMUR
    Saya: Pegawai Negeri JAKARTA
    Saran: SEBAGAI PEGAWAI NEGERI BARU KAMI SANGAT BERTERIMA KASIH ATAS KENAIKAN GAJI/1 JANUARI 2006. AKAN TETAPI KAMI JUGA MOHON UNTUK DIPERTIMBANGKAN SOAL JABATAN STRUKTURAL, MASALANYA TENTANG PENYESUAIAN GOLONGAN KAMI HARUS MELANJUTKAN SETUDI LAGI; BAGAIMANA

    MISALNYA DIADAKAN PENYELEKSIAN SDM
    DI GOLONGAN 1 DAN 2 UNTUK MENDAPATKAN STUDI GRATIS. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANYA.
    E-mail Pengirim: DPU MOJOKERTO
    Tanggal: 28 - 11 - 2005


    Nama: ibrahim
    Dari: purwakarta jawa barat
    Saya: Mahasiswa UPI
    Saran: SAYA SEBAGAI ANAK DARI PNS SANGAT MERASA KECEWA!!!!!

    KARENA SAYA RASA PENGHSILAN ORTU SAYA KURANG MEMADAI!!!

    DIKARENAKAN TDK SESUAI DGN PKRJAANYA, JUJUR SAJA GAJI AYAH SYA SNGT KECIL BELIAU HANYALAH SEORNG PEGAWAI TU SMA, APALAGI BIAYA HDP KMI TMBH BNYK DIKRNAKN SAYA SDNG KULIAH

    UNTUK ITU SYA SANGT SENG DGN ADANYA KENAIKAN GAJI PNS

    SAYA SLAKU SEORNG MHSISWA BRHARP

    KENAIKAN INI BNR2 TRJD

    BUKAN HANYA SEKEDAR OMONGAN BELAKA
    E-mail Pengirim: brow_niezes@yahoo.com
    Tanggal: 1-12-2005


    Nama: ratna
    Dari: jakarta
    Saya: Mahasiswi jakarta
    Saran: saya berharap, kenaikan gaji aparat kepolisian maupun TNI bisa lebih tinggi. dikarenakan pekerjaannya yang sangat berat. Gaji yang didapatkan sekarang, sungguh tidak sepadan dgn pekerjaan yg dilakukan, terlebih nyawa menjadi taruhan. Jadi tolong, pemerintah bersikap adil
    E-mail Pengirim: ratna@amec-berca.co.id
    Tanggal: 2 desember 2005


    Nama: hadi wikarto
    Dari: yogyakarta
    Saya: Dosen uny
    Saran: Pada saat hari raya, kami memerlukan dana untuk kepentingan sosial yang cukup besar. Anehnya sebagai pns kami belum pernah dapat THR dari pemerintah (padahal pemerintah selalu menghimbau semua karyawan perh segera diberikan THR) Apakah Tidak ada THR bagi kami (Dosen) atau memang karena institusi kami belum mengajukan, atau memang kami 'diangap' mampu sehingga tak perlu diberi THR, atau kami disuruh mencari dg caranya sendiri ditempat lain mohon penjelasan, trims
    E-mail Pengirim:
    Tanggal: 8 des 205


    Nama: Masruhin
    Dari: Surabaya/Jawa Timur
    Saya: Pegawai Negeri BPDE prop Jatim
    Saran: kenaikan gaji bukanlah segalanya. Namun kalau gaji kurang, konsentrasi kerja terbelah dengan obyekan.

    Kapankah kami bisa mengembalikan konsentrasi itu menjadi 100% lagi ?

    Semoga secepatnya, secepat issu kenaikan yang menggembirakan (?)
    E-mail Pengirim: ruhin @telkom.net
    Tanggal: 08-12-05


    Nama: Santoso
    Dari: Jawa Tengah
    Saya: Pegawai Negeri Kota Magelang
    Saran: Sistem pengajian PNS mengadopsi penggajian di swasta. Ada gaji pokok yang besarannya dihitung dari masa kerja, ditambah uang makan dan transport, tunjangan fungsional/ struktural. Jadi akan lkelihatan pegawai yang rajin atau tidak. Tunjangan struktural/ fungsional yang besar sehingga tidak korupsi anggaran kantor
    E-mail Pengirim:
    Tanggal: 13 Desember 2005


    Nama: suherman
    Dari: DKI Jakarta
    Saya: Staf Administrasi UNJ
    Saran: Saya menggaris bawahi pendapat sdr Hadi Wikarto dan sdr Santoso, memang itu semuanya sudah seharus pemerintah mau melirik ke bawah apalagi seperti saya yang golongan rendahan dan hidup di Jakarta semuanya serba uang dan saya berterima kasih atas rencana Pemerintah dengan menaikan gaji PNS walaupun secara bertahap asalkan pasti.
    wassalam
    suherman
    E-mail Pengirim: ngumbara@yahoo.com
    Tanggal: 15 Desember 2005


    Nama: Suherman
    Dari: DKI Jakarta
    Saya: Pegawai Negeri UNJ
    Kesejahteraan PNS
    Informasi: Kami sangat sadar sekali kalau saja pemerintah mau melihat pegawainya apalagi golongan rendah dan sudah selayaknya diperhatikan kesejahteraannya dengan bermodalkan pendidikan pas-pasan saya ingin mengabdikan diri kepada masyarakat dengan maksud supaya masyarakat tidak keluar dari jalur dan UUD Pemerintah.
    Terima kasih
    E-mail Pengirim: ngumbara@yahoo.com
    Tanggal: 15 Desember 2005


    Nama: Santoso
    Dari: Jawa Tengah
    Saya: Pegawai Negeri Kota Magelang
    Saran: Sistem pengajian PNS mengadopsi penggajian di swasta. Ada gaji pokok yang besarannya dihitung dari masa kerja, ditambah uang makan dan transport, tunjangan fungsional/ struktural. Jadi akan lkelihatan pegawai yang rajin atau tidak. Tunjangan struktural/ fungsional yang besar sehingga tidak korupsi anggaran kantor
    E-mail Pengirim:
    Tanggal: 14 Desember 2005


    Nama: suherman
    Dari: DKI Jakarta
    Saya: Staf Administrasi UNJ
    Saran: Saya menggaris bawahi pendapat sdr Hadi Wikarto dan sdr Santoso, memang itu semuanya sudah seharus pemerintah mau melirik ke bawah apalagi seperti saya yang golongan rendahan dan hidup di Jakarta semuanya serba uang dan saya berterima kasih atas rencana Pemerintah dengan menaikan gaji PNS walaupun secara bertahap asalkan pasti.
    wassalam
    suherman
    E-mail Pengirim: ngumbara@yahoo.com
    Tanggal: 15 Desember 2005


    Nama: Suherman
    Dari: DKI Jakarta
    Saya: Pegawai Negeri UNJ
    Nominee: Kesejahteraan PNS
    Alasan / Informasi: Kami sangat sadar sekali kalau saja pemerintah mau melihat pegawainya apalagi golongan rendah dan sudah selayaknya diperhatikan kesejahteraannya dengan bermodalkan pendidikan pas-pasan saya ingin mengabdikan diri kepada masyarakat dengan maksud supaya masyarakat tidak keluar dari jalur dan UUD Pemerintah.
    Terima kasih
    E-mail Pengirim: ngumbara@yahoo.com
    Tanggal: 15 Desember 2005


    Nama: Maman Suratman,S.Pd
    Dari: Majalengka - Jawa Barat
    Saya: Guru Talaga - Majalengka
    Saran: Perlu diketahui bahwa guru itu bukan sekedar mengajar di kelas, sebenarnya banyak pekerjaan tambahan yang dibebankan kepada guru.Contoh : Menjadi Pembina OSIS, Kurikulum, Pembina Ekstrakurikuler, Pengelola Laboratorium, dll.

    Jadi tolong kepada pejabat berwenang untuk memikirkan tentang honor/ kesejahteraan dari pekerjaan tambahan tersebut.

    Perlu diketahui, di sekolah kami untuk pembina Ekstrakurikuler yang dilaksanakan mulai jam 14.30 diberi honor hanya Rp 25.000/bulan, atau hanya Rp 5000/hari dikurangi pph 15%. Kalau tidak diimbangi dengan rasa pengabdian tidak mungkin ada yang sanggup melaksanakannya.
    E-mail Pengirim: SMPN1_tlg@Yahoo.co.id
    Tanggal: 4 Januari 2006


    Nama: Isman
    Dari: Bandung
    Saya: Pegawai Negeri Depag
    Saran: Tolong struktur gaji PNS diubah. Tunjangan anak, tunjangan Istri, tunjangan beras dihapuskan. diganti dengan tunjangan biaya hidup minimal masing-masing daerah. misalnya :
    Gaji pokok Rp. 1.000.000,- dengan satu istri dan dua org anak.
    Indeks biaya hidup minimal daerah Bandung sebesar Rp. 750.000,-/bulan. Maka PNS ybs akan menerima gaji sebulan adalah sbb:
    Gaji Pokok Rp. 1.000.000,-
    Tunjangan (2 org/suami+istri) Rp 750.000 x 2 = Rp. 1.500.000,-
    2 org anak = Rp.375.000 x 2 = Rp.750.000,-
    Total gaji PNS =
    Rp. 1.000.000,- + Rp. 1.500.000,- + Rp. 750.000,- = Rp. 3.250.000,- per bulan.

    Jadi PNS yang bergaji pokok Rp. 1.000.000,- akan menerima penghasilan kotor minimal sebesar Rp. 3.250.000,- per bulan.

    usul patut dipertimbangkan karena indeks biaya hidup minimal masing-masing daerah akan berbeda-beda. terima kasih.
    E-mail Pengirim: is_soeros@yahoo.com
    Tanggal: 12 Januari 2006


    Nama: IMAM BUDIARTO
    Dari: DKI JAKARTA
    Saya: Pegawai Negeri PNS MABES POLRI
    Saran: SAYA PNS MABES POLRI GOL IIA DENGAN GAJI PENGHASILAN BERSIH RP.684000. DENGAN GAJI TERSEBUT TIDAK BISA BUAT HIDUP DI JAKARTA ITU SAJA SAYA MASIH SENDIRI DAN DI TEMPAT SAYA TIDAK ADA TAMBAHAN DI LUAR GAJI. DAN UNTUK HIDUP DI JAKARTA SAYA MASIH MINTA BIAYA HIDUP DARI ORANG TUA DI JAKARTA SAYA KOS KARENA SAYA ASLI PURWOKERTO.

    TOLONG DENGAN SEGENAP PERASAAN BAPAK 2 DAN IBU YANG MENANGANI URUSAN KENAIKAN GAJI:

    MOHON GAJI PEGAWAI NEGERI DI DKI DI NAIKAN SESUAI DENGAN BIAYA HIDUP DI DKI!
    E-mail Pengirim: imam_budi33@yahoo.com
    Tanggal: 17 01 2006


    Nama: Ryan Purwanto
    Dari: Jombang - Jawa Timur
    Saya: Pegawai Negeri Pemda Jombang
    Saran: kami sangat senang dengan adanya kenaikan gaji pada awal tahun 2006 ini, karena akan dapat memberikan motivasi untuk bekerja. Selain itu mohon adanya keluwesan dari pemerintah tentang penyesuaian ijasah, karena kami berusaha untuk meningkatkan mutu dengan belajar disamping berharap adanya penyesuaian gaji sesuai dengan ijasah yang kami miliki. karena bagaimana seorang pegawai negeri bisa mengabdi dan melayani masyarakat dengan baik apabila mereka sendiri hidupnya susah dan pas-pasan
    E-mail Pengirim: ryanilo@yahoo.com
    Tanggal: 24-01-2006


    Nama: Satrio Piningit
    Dari: Sumatera Selatan
    Saya: Pegawai Negeri Palembang
    Saran: Kepada Doulour-doulourku di Depkeu dan Menpan ente-entetu tolong turun kepasar dan analisa dampak harga barang-barang kebutuhan pokok setelah kenaikan BBM,pengeluaran biaya hidup bertambah sekitar RP400.000,-. Jadi kalo Pemerintah menaikkan gaji PNS hanya 15% saja, itu benar-benar tidak masuk akal. Kenapa? Karena besarannya hanya sekitar RP150.000,-.

    Yang membuat lebih sakit lagi adanya gembosan dari media massa menyatakan gaji PNS bakal naik 35%, 50%, 100%, berita ini kami anggap rekayasa publik yang meninabobokkan PNS dengan janji-janji manis alias meredam emosi PNS,gawe kamutu kami lah tau, jadi urusan gaji sekali lagi, tolong jangan libatkan media massa, ini sangat menyakitkan dan sangat mengecewakan. Oiiii Doulourku dak seluruh PNS begajul, karena masih ado yang punya loyalitas dan dedikasi terhadap negara ini. Mungkin mereka-mereka yang begajul karena gaji kecil, bebini dua (beristri dua) atau lebih, masuk PNS dengan cara tidak benar,tidak punya bekal iman dan ilmu agama yang kuat, atau tidak ada pelatihan SQ, EQ, IQ oleh Pemerintah.

    Dulu doulour-doulourku Pemerintah mencanangkan istilah pelayanan prima, imtaq dan iptek, tapi itu semua hanya issue-issue kalangan tertentu.Jadi gawe-gawe doulour-doulour kita banyak ngelempar bola bae. Jangan lagi lour pemerintah, coba kite-kite lihat gejala alam sekarang ini. Kamu percaya dak negara kita bakal bangkrut karena bencana alam,adanya pelebaran wilayah (pemekaran wilayah), sehingga anggaran APBN dan APBD melambung, karena itu Pemerintah dak sanggup lagi mensubsidi, dan akhirnya listrik, ledeng, bbm, pajak serta merta wajib dinaikkan.

    Saran ku jangan dulu ngeladeni anak-anak bangsa yang punya usulan bikin Pemda-Pemda baru,karena implikasinya terjadilagi perekrutan pegawai Pemda. Coba Pemerintah Pusat kaji lagi usulan proposal anggaran Pemda. Jangan sampai ditunggangi oleh oknum yang hanya mikirke lokak proyek di Pemda yang baru. Mak mano kalu Propinsi di Indonesia telah mencapai 100 dan Kabupaten mencapai 1000, besar tidak anggarannya? Berapa PNS diperlukan, apo dak teduduk Pemerintah membiayainya?
    E-mail Pengirim: satrio_05zaka@yahoo.com
    Tanggal: 24 Januari 2006


    Nama: Rhesya
    Dari: Bandung, Jawa Barat
    Saya: Pegawai Negeri Pemda Jbr
    Saran: Yang paling utama dari semua hiruk pikuk mengenai kehidupan dan hidup PNS adalah :

    1. Mengganti total UU Nomor 8 Tahun 1974 (dan PP-PP nya), yang sudah lebih dari 32 tahun, sedemikian rupa sehingga PNS tidak lagi menyebut dirinya "ABDI" (toh, nama ini tidak pernah digunakan oleh para buruh/pekerja perusahaan);

    2. Berikan berbagai "HAK" kesejahteraan sebagaimana diatur dalam berbagai Konvensi ttg HAM sebagaimana Declaration of Human Rights PBB;

    3. Berikan kebebasan PNS untuk berorganisasi (membentuk wadah profesi, aosiasi [atau bisa saja KORPRI yg skrg]) dg tidak lagi menganut paham "stelsel pasif" agar wadah ini menjadi "BARGAINING POWER" dengan berbagai pihak di pemerintahan (Eksekutif dan Legislatif);

    4. Jangan biarkan para PNS menjadi para calon "TERPIDANA" KKN hanya karena berbagai peraturan yang dibuat tidak memperhatikan HAM;

    5. Berikan profesionalistas PNS dengan berbagai pengajaran dan pencerahan yang berpihak kepada masyarakat;

    6. Berikan juga HAK untuk MOGOK sebagai bagian MEMPERJUANGKAN HAK-HAK DASARnya sebagai MANUSIA yang BERMARTABAT sesuai dengan HAM.
    E-mail Pengirim: rhesya_s25@yahoo.com
    Tanggal: 30 Jan 2006


    Nama: PUTRA PETIR
    Dari: SURABAYA PROP.JATIM
    Saya: Pengamat SURABAYA
    Saran: KALAU PNS GAJI NAIK YAA NGAK ADA GUNA NYA SEMUA BAHAN POKOK UDAH NAIK DULUAN,ADA CARA LAIN UNTUK MENEKAN SEPENGATAUAN PASAR YAA JANGAN DI GEMBAR GEMBOR KAN MELAUI MEDIA MASA ,LEBIH BAIK PERALIAHN GAJI LAMA KE GAJI BARU TAPI DENGAN KONDISI SAMA DENGAN GAJI PNS UDAH DI NAIKAN GITU JADI PASAR TIDAK TAU KALAU PNS/TNI/POLISI GAJI NYA NAIK ITU STRATEGI NYA.

    KALAU PNS KURUP ITU DI SEBAB SERAKAN DAN KALAU MAU DI BARNTAS MASALAH KURUPSI ITU DI KEPALA DINAS/ BADAN/ YANG TAU SELUK BELUK PROYEK.JUGA PIMPRO/BENDAHARAWAN YANG BISA LURUP SI KERJA SAMA DENGAN REKANAN PROYEK YANG DI TUNJUK.

    DENGAN HAL TERSEBUT DI PERIKSA AJA REKANAN PROYEK KEPALA DINAS/BADAN GOLONGAN IV/C GAJI Rp.3.000.000 punya PALINGA DIKIT rumah 4 .vila dan mobil 3 buah dengan harga Rp.100.000.000 keatas uang dari mana ??? coba fikir

    SEBAGAI Pimpro PROYEK : RUMAH PALING 3 MEWAH.MOBIL SEHARGA Rp.100.000.0000 KIJANG TH.2003 TERBARUUANG DARI MANA ??? COBA.........

    BENDAHARAWAN PROYEK : RUMAH MEWAH PALING DIKIT 2 RUMAH BELUM MOBIL SEHARGA PALING DIKIT HARGA RP.60.0000 000 SEDIKIT NYA MOBIL PUNYA 3 BUAH.

    TEMAN SAYA KERJA MULAI TH.1986 DI PROP.JATIM GOLONGAN III/B HANYA PUNYA RUMAH TYPE 21 AJA DAN SEPAEDA MOTOR BEKAS MALAH SEPEDA MOTOR C70 HONDA OLONG LAGI.

    KAREANA TEMAN SAYA NGAK MAU DI TUNJUK JADI BENDHARAWAN PROYEK ,DAN MALAH SAMA PUCUK PIPIMPINAN GOLONGAN VI/C DI BENCI SAMAPI MAU PENSIAUN KEPALA TERSEBUT MAKLUM KEPALANYA SERAKAH LAGI CEWEK LAGI.

    KALAU INGIN KURUPSI DI BARANTAS LANSUNG AJA NGAK USAH RAGU2 DENGAN SEMANGAT REFORMASI DEMI UANG NEGARA INDONESIA YANG SEDANG DI HANCURKAN OLEH2 ORANG2 SERAKAH TSB.

    PUTRA PETING DARI SURABAYA JATIM
    E-mail Pengirim: REHIYANTAKA@HOTMAIL.COM
    Tanggal: JUM'AT 03-02-2006


    Nama: Juhana
    Dari: Tasikmalaya/ Jawa Barat
    Saya: Pegawai Negeri Tasikmalaya
    Saran: Alhamdulillah PNS dapat kenaikan gaji lagi, meskipun prosentasenya tidak sebesar biaya hidup yang sudah duluan melangit. Kami hanya bisa tersenyum sementara, setelah itu siap-siap menangis menghadapi beban hidup yang ruarr biasa...
    E-mail Pengirim: agusjoesmpn1krj@yahoo.com
    Tanggal: 3 Pebruari 2006


    Nama: Y.SUGENG PRIHANTO
    Dari: SUKOHARJO / JAWA TENGAH
    Saya: Guru SUKOHARJO
    Saran: Tolong Bapak/ibu yang menangani kenaikan gaji PNS benar-benar berdasar kenaikan barang-barang di pasar, agar kenaikan gaji PNS bisa lebih mensejahterakan PNS tidak bahkan menyulitkan PNS dalam mengelola keuangan. Saya senang ada kenaikan 15 % tapi ternyata kebutuhan hidup naik berkisar 30 % kan malah jadi pusing
    E-mail Pengirim: yahoo@y_sugeng_Prihanto
    Tanggal: 11 PEBRUARI 2006


    Nama: nanang syaefudin
    Dari: bandung/ jawa barat
    Saya: Pegawai Negeri pemda jabar
    Saran: Kalau menghitung total, kenaikan gaji yang sekarang memang besar. Tetapi yang dirasakan masing-masing pegawai sangat sekali, dibanding dengan kondisi saat ini. Kalau saja, ada formula lain- untuk meningkatkan pendapatan pegawai- rasanya sangat diharapkan. Kita tahu, hampir 80 % pegawai negeri, gaji tidak ada yang utuh lagi, karena habis digunakan untuk membayar utang ke bank. Jadi, jangan salahkan pegawai negeri, jika kinerjanya relatif ala kadarnya. Mudah-mudahan, peminpin bangsa ini menemukan cara jitu, bagaimana gaji yang diterima bisa memadai dan dapat hidup normal, dengan tetap menomorkan satu-kan pelayanan kepada masyarakat. Amin
    E-mail Pengirim: www;nanang_ewok@yahoo.com
    Tanggal: 16 pebruari 2006


    Nama: Cowo
    Dari: Semarang
    Saya: Pegawai Negeri Pemda
    Saran: Mohon gaji PNS diperbaiki yang sudah bekerja bertahun-tahun tapi kenyataannya masih kekurangan, sedangkan gaji anggota DPR yang masa kerjanya belum ada 5 (lima) tahun gajinya 5 kali lipat bahkan sampai 7 kali lipat gaji PNS ? belum tunjangannya, kesejahteraannya, waaah.
    E-mail Pengirim: cowo_stw@yahoo.com
    Tanggal: 23-02-2006


    Nama: ci
    Dari: Jakarta Timur
    Saya: Pegawai Negeri UNJ
    Saran: Ass. terimakasih atas media internet yang telah tersedia sehingga saya bisa melepaskan sebuah unek-unek melalui ini saya sebagai pns di UNJ yang ternyata jauh dari mendapat sebuiah kesejahteraan diluar gaji yang didapat kenapa karena belum mencukupi untuk kehidupan sehari biarpun cuma mempunyai anak dua(2)
    E-mail Pengirim: amelia
    Tanggal: 13 Maret 2006


    Nama: OCTAVIO AMARAL
    Dari: YOGYAKARTA/DIY
    Saya: Pegawai Negeri MMTC/Yogyakarta
    Saran: pegwai negeri sipil ko, gajinya kecil sedangkan DPR RI gajinya naik terus ini gimana?.............tolong pemerintah memperhatikan hal ini oke,,,,,,dari pegwai kecil.
    E-mail Pengirim: vioola@yahoo.com
    Tanggal: 12/2/06


    Nama: Jiko
    Dari: Jakarta
    Saya: Guru SMU
    Saran: Saya sarankan kepada pegawai negeri yang mempunyai banyak keluahan tentang gaji saya minta untuk menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan jangan besar pasak dari tiang. jika gaji anda tidak mencukupi itu salah anda sendiri . makanya sebelum masuk pns mikir-mikir dulu jika anda tidak bisa hidup sederhana dan dan tidak bisa mengatur gaji pns anda jangan masuk Pns dong.
    E-mail Pengirim: jiko@yahoo.com
    Tanggal: 14 - 04 -2006


    Nama: ZUL
    Dari: JAMBI.JAMBI
    Saya: Mahasiswa JAMBI
    Saran: saya kecewa kalau gaji pegawai dinaikkan 20% per tahun.KARENA HARGA SEMUA BARANG NAIKNYA TIDAK 20% PER TAHUN
    E-mail Pengirim: vransinatra@yahoo.com
    Tanggal: 28/4/2006


    Nama:
    Dari:
    Saya:
    Saran: saya sebagai anak PNS atas tindakan kejaksaan tinggi yg coba menakuti-takuti kebetulan ayah saya seorang kadis di salah satu dinas asahan menjelang pensiunnya bonus tiga bulannya terpaksa dipakai untuk menyogok kajaksaan karena dari saya lihat dia sangat jujur dalam tugasnya karena atap rumah bocor saja dia ga sanggup untuk menambalnya terpaksa saya yang menambalnya.Dia sudah 5(lima) kali jadi kadis di Sumut jadi agar ditindak lanjuti tolong. Yang lebih kecewa lagi saya nikah saja dia tidak uang untuk membantu saya. Jadi terpaksa saya sebagai anak yag banting tulang kesana kemari untuk biaya pernikahan.
    E-mail Pengirim: Ferrylbs@yahoo.com
    Tanggal: 09-06-2006


    Nama: Wijoyo
    Dari: Semarang
    Saya: Staf Administrasi Semarang
    Saran: Sungguh Kasihan PNS Golongan Rendah yang selalu dibohongi, dulu Menpan mengatakan kenaikan gaji tertinggi golongan rendah tapi kenyataannya apa? sama saja.

    Tolong Pemerintah kalau menaikkan gaji jangan terlalu digembar-gemborkan supaya tidak diikuti kenaikan yang lain.

    Tunjangan funsional umum katanya mau keluar tapi nyatanya ? Dengar-dengar Tunjangan fungsional umum tertinggi golongan tinggi lagi-lagi pegawai rendah dibohongi.
    E-mail Pengirim: wijoyosmg
    Tanggal: 14-07-1967


    Nama: Ricardo F. Nanuru
    Dari: Tobelo/ Maluku Utara
    Saya: Dosen STT GMIH Tobelo
    Saran: Saya sangat berterima kasih dengan komentar yang diberikan Pak Aburisal Bakrie soal kenaikan gaji PNS sebesar 100% hingga 2009 sebagai imbas dari kenaikan BBM yang memang telah direalisir mulai 1 Jan 2006. Semoga tidak memberatkan penerintah dalam mencari dana tambahan. Saran saya juga bagi pemerintah: tolong sertifikasi dosennya dipercepat sehingga dosen-dosen yang mengajar benar-benar berkualitas. Mohon dipertimbangkan kawasan timur dalam program sertifikasi dosennya. Wassalam.
    E-mail Pengirim: relsky_nanuru@yahoo.com
    Tanggal: 01 Agustus 2006


    Nama: ILHAM
    Dari: 97555
    Saya: Pegawai Negeri KAB. SBT
    Saran: GAJI PEGAWAI NEGERI MEMANG TIDAK CUKUP UNTUK HIDUP LAYAK, TAPI KRUPSI MEMBUAT MAKIN BANYAK ORANG MELARAT JADI NAIKKAN GAJINYA SECEPAT MUNGKIN (KALAU BISA JANGAN 20 % PERTAHUN TAPI 50 %/TAHUN) LALU BERANTAS YANG KORUP SAMPAI KE AKAR-AKARNYA !!!!
    E-mail Pengirim: hoedrawis@yahoo.co.id
    Tanggal: 12 SEPTEMBER 2006


    Nama: mulkan
    Dari: Palembang/Sumsel
    Saya: Pegawai Negeri Unsri
    Saran: Masalah kehidupan masyarakat sekarang ini memang sudah rumit termasuk PNS, namun walaupun demikian PNS masih lumayan dibandingkan dengan mereka yang tak punya pekerjaan tetap, jadi PNS sebaiknya jangan terlalu banyak mengeluh secara berlebihan, selayaknyalah bersyukur atas rahmat Nya bahwa kita dianugerahkan untuk memangku amanah pemerintah dan yang tak kalah pentingnya amanah Allah yang wajib kita pelihara dengan sebaik-baiknya. Jadi kalau memang ada program diperbaiki akan penghasilan PNS ya bersyukur kaulau belum jangan terlalu bergerutu, itulah sekedar saran kita secara kebersamaan
    E-mail Pengirim: mulkan2006@yahoo.co.id
    Tanggal: 13 September 2006


    Nama: dedi
    Dari: dki jakarta
    Saya: Pegawai Negeri jakarta
    Saran: Terima kasih jika gaji pegawai negeri dinaikkan, tapi sebaiknya tidak perlu di gembor2kan terlebih dahulu sehingga harga2 kebutuhan terlanjur naik lebih dahulu.

    Jumlah gaji mohon disesuaikan dengan biaya hidup di masing2 wilayah, sehingga kesejahteraan meningkat

    Akan lebih baik jika tunjangan makan, transportasi, kemudian reward and punishment diberlakukan seperti di swasta.

    Sekarang ini kesenjangan antara si kaya dan si miskin terlalu jauh, oleh karena itu saya mengusulkan diberlakukan pajak yang tinggi untuk yang punya kekayaan dia atas 1 milyar untuk menutupi biaya pemberian gaji, jadi seperti subsidi silang
    E-mail Pengirim: dedisunt@yahoo.com
    Tanggal: 29 September 2006


    Nama: priyadi Propinsi: jawa timur surabaya 02-04-2007
    Saya: Pegawai Negeri di surabaya
    Topik: Kesejahteraan PNS
    Saran Saya:

    Sesuai pernyataan Laksda TNI Yuwendi (Dirjen Renhan Dephan RI)yang telah dimuat di beberapa surat kabar nasional tgl 10 januari 2007, bahwa kesejahteraan PNS dephan dan TNI akan dinaikkan. Untuk TNI ULP dinaikkan dari 25.000,' menjadi 30.000,- per hari, sedangkan pns dephan akan diberikan uang makan sebesar 20.000,- per orang per hari dalam kurun waktu 20 hari. Namun kenyataannya yang terealisasi hanya kenaikan ulp TNI dari 25.000,- menjadi 30.000,- sedangkan untuk uang makan pns dephan sampai detik ini belum ada realisasinya. Saran :Karena pemberitaan ttg kesejahteraan PNS sangat sensitif, mohon apabila pejabat memberikan pernyataan di media massa yang aktuaf/faktual sehingga tidak katakan telah melaksanakan kebohongan publik.

    Informasi Kontak: E-Mail: jangkrik.ipun@plasa.com


    Nama: punjul Propinsi: jabar 10/6/2007
    Saya: Pegawai Negeri di sukabumi
    Topik: Kesejahteraan PNS
    Saran Saya:

    1. menghimbau korpri untuk benar-benar memperjuangkan butir V pancaprasetya korpri...kalo parpol tidak lagi menjadi katalisator aspirasi pns, korpri jika perlu jadi partai saja!bravo pns!kita juga punya suara!

    2. kepada saudaraku sesama pns depkeu, deppan atau depdagri yang menghitung gaji, hargai kami sebagai manusia yang memiliki 3 kebutuhan pokok;sandang, pangan, papan(maaf, gaji sekarang tidak manusiawi); jangan sampai gaji kita dah habis hanya tuk ongkos.

    3. para petinggi kalo belum pasti jangan hambur kata2, apalagi di media (ingat itu kebohongan publik) yang memicu kenaikan harga2, efeknya bukannya simpati malah sebaliknya...(tentu akan merugikan partai bapak lo...pns suaranya kan lumayan )

    4. masalah korupsi...naikkan dulu kesejahteraan setara KPK...kalo masih melanggar tindak dengan hukuman maksimal, baru itu fair...kondisinya kaya sekarang???capek dech!jadi atm...

    5 terimakasih

    Informasi Kontak: E-Mail: punjul_hayat@plasa.com


    Nama: kuresmiati Propinsi: depok/jawabarat 18 september 2007
    Saya: Pegawai Negeri di dep.perindustrian
    Topik: Kesejahteraan PNS
    Saran Saya:

    mohon informasi apakah ada SK-MENPAN yang mengatakan bahwa kalau masuk kerja kurang dari 7(tujuh) jam walaupun kurang beberapa menit tidak diberikan uang makan,yang telah diataur oleh SK.MENKEU bahwa pemberian uang makan di berikan kepada PNS yang masuk /Hari/Rp.10.000,-

    Informasi Kontak: E-Mail: pipink07


    Nama: irwanto Propinsi: nad 3 okt 2007
    Saya: Masyarakat di nad
    Topik: Kesejahteraan PNS
    Saran Saya:

    Yth :para PNS kalo keinginan anda hanya mengharapkan gaji besar dari pemerintah.. ANDA SALAH .. aliran dach... kalo mau kaya ya berusaha donk buka usaha lain pertanian/peternakan/perikanan/kerajinan/keterampilan ... pasti ada jalannya yang penting berusaha dengan tenaga dan pikiran ... isinya PNS rata2 yaa.. MELAS melulu .. emanknya para pejabat iba lihat anda ?? coba aja lihat tuu gajinya anggota DPR ngilerrr kagak :))

    Informasi Kontak: E-Mail: endoq@yahoo.co.id


    Nama: suyoto Propinsi: jawa barat 15 Juni 2007
    Saya: Pegawai Negeri di jakarta
    Topik: Kesejahteraan PNS
    Saran Saya:

    Menjadi PNS merupakan pilihan hidup,namun ternyata gaji PNS paspasan, bahkan gaji PNS yang sudah puluhan tahun hampir sama dengan gaji PNS yang masih 0 tahun. Dan bagi mereka yang nyambi sekolah untuk dapat menyesuaikan ijazah mereka juga sangat sulit, banyak syarat administrasi yang harus dipenuhi, misalnya harus ada jabatan tertentu yang akan diduduki, padahal DSP (daftar Siap Personel) di dep Hankam sangat sedikit sekali jabatan2 yang dapat diduduki PNS,sehingga banyak PNS yang memiliki ijazah S-1 tdk dpt menyesuaikan golongan sesuai dengan ijazah mereka.Terus PNS harus bagaimana ?

    Informasi Kontak: E-Mail: soeyoto70@yahoo.co.id


    Nama: aziz Propinsi: tegal 15 Juli 2007
    Saya: Staf Administrasi di sekolah
    Topik: Kesejahteraan PNS
    Saran Saya:

    pegawai negeri sipil / PNS selama ini dituntut untuk meningkatkan profesionalitasnya. akan tetapi untuk masalah kesejahteraan sepertinya pemerintah masih setengah hati. untuk itu marilah di situs ini perbanyaklah mengetik kata-kata yang paling banyak di cari. dan sering-seringlah mengakses situs ini walaupun sebentar untuk meningkatkan rating situs ini sehingga mudah dikenal.

    Informasi Kontak: E-Mail: zizantaa@yahoo.com


    Nama: Agus bandono Propinsi: Pacitan jawa timur 7 januari 2??8
    Saya: Guru di Smpn 1 pacitan
    Topik: Kesejahteraan PNS
    Saran Saya:

    Saya alumni ikip negeri medan sekarang unmed stambuk 90. Tolong perhatikan jenjang gaji pns! Dulu gol 1 dan 2 aja yg diberi prosentase kenaikan lebih tinggi dari gol diatasnya. Sekarang kenaikan gol dan masa kerja seperti tak berguna tuk peningkatan kesejahteraan bagi pns. Dan jk kt perhatikan sistem penggajian kurang adil antara yg baru dan lama jaraknya hanya sedikit! Trims.

    Informasi Kontak: E-Mail: Bingung


    Nama: EVA DIANA Propinsi: BANDUNG/JABAR 1 FEBRUARI 2008
    Saya: Guru di SMPN 1MARGAHAYU
    Topik: Kesejahteraan PNS
    Saran Saya:

    BAPAK DAN IBU YANG TERHORMAT MOHON PENGUMUMAN CPNS 2008 DIBERITAKAN SECARA TERBUKA DIBERBAGAI MEDIA

    Informasi Kontak: E-Mail: GUNEVA@YAHOO.COM




    Disini kita menyediakan FORUM.
    Mohon mengisi formulir di bawah supaya Saran atau Informasi anda
    dapat dipasang di halaman ini.

    Kontak:


    E-Group
    http://groups.yahoo.com/group/PegawaiNegeri/


    UpDate Terakhir